Lombok Tengah

19/03/26

LPTQ Loteng mulai blusukan gencarkan Program Sambang TPQ

 
LPTQ Loteng mulai blusukan gencarkan Program Sambang TPQ

OPSINTB.com - Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Lombok Tengah (Loteng) memulai Program Sambang TPQ pada Selasa (17/3/2026). TPQ Nurul Muhajirin di Kecamatan Praya Tengah adalah TPQ pertama yang dikunjungi tim. Kunjungan ini dalam rangka memperkuat pendidikan Al-Qur’an di tengah masyarakat.


Ketua Harian LPTQ Loteng, TGH Sabarudin Abdurrahman, mengatakan pihaknya akan mengunjungi TPQ di 12 kecamatan.


‘’Program sambang TPQ merupakan bagian dari upaya sistematis LPTQ dalam melakukan pembinaan, pendataan dan penguatan kelembagaan TPQ di seluruh wilayah Loteng,’’ kata dia.


Lanjutnya, tujuan utama program ini adalah untuk memastikan proses pembelajaran Al-Qur’an di tiap TPQ berjalan dengan baik serta untuk memberikan dukungan kepada para pengajar dan pengelola TPQ di tengah masyarakat.


‘’Tujuan kami datang adalah untuk melakukan pembinaan terhadap TPQ di Loteng, sehingga cahaya Al-Qur’an akan terus membahana di daerah ini,’’ imbuhnya.


TGH Sabarudin menegaskan, mempelajari Al-Qur’an harus dilakukan kepada guru yang memiliki sanad keilmuan yang jelas, sebab Al-Qur’an tidak bisa dipelajari dengan sembarangan.


‘’Tidak cukup hanya belajar di Google atau YouTube tanpa bimbingan guru. Jika belajar tanpa guru ngaji yang benar, maka dikhawatirkan justru tersesat dalam pemahaman,’’ tegasnya.


Sejauh ini, LPTQ Loteng telah bekerjasama dengan Dewan Masjid Indonesia Loteng untuk pengusulan pemberian insentif terhadap para pembina TPQ. Dan telah meminta data-data TPQ sebagai bagian dari proses pendataan kelembagaan.


‘’Mekanisme pengajuan pemberian insentif melalui Dewan Masjid Indonesia Loteng dan LPTQ,’’ katanya.


Dalam kunjungan tersebut, LPTQ menyerahkan bantuan: 10 buku Iqra, 10 mushaf Al-Qur’an dan 75 paket bingkisan. Harapannya dapat mendukung pendidikan Al-Qur’an di TPQ Nurul Muhajirin.


TPQ Nurul Muhajirin sendiri saat ini memiliki 97 santri aktif. Mereka terbagi dalam tiga jenjang, yaitu kelas Iqra, Al-Qur’an dan tahfidz serta tilawah bagi yang telah lancar membaca Al-Qur’an.


Disebutkan, keberadaan TPQ Nurul Muhajirin menjadi alternatif kegiatan positif anak-anak di tengah perkembangan teknologi digital, sekaligus menjadi upaya mengurangi ketergantungan penggunaan HP di kalangan santri. (wan)

16/03/26

Polres Loteng bakal jadikan Runmadhan Kapolres Cup sebagai event tahunan

 
Polres Loteng bakal jadikan Runmadhan Kapolres Cup sebagai event tahunan

OPSINTB.com - Polres Lombok Tengah (Loteng) berencana menjadikan Runmadhan Kapolres Cup sebagai event tahunan. Mengingat tingginya animo masyarakat serta dukungan positif dari pemda setempat.


‘’Kami berencana menjadikan event Runmadhan Cup sebagai acara tahunan,’’ kata Kapolres Loteng, AKBP Eko Yusmiarto usai menutup event tersebut, Minggu (15/3/2026) malam.


Seperti diketahui, event Runmadhan Kapolres Cup berlangsung selama dua hari, dari 14-15 Maret 2026. Kegiatan ini diadakan untuk mencegah lomba lari ilegal yang dilakukan kawula muda di Loteng.


Runmadhan Cup 2026 telah menyelesaikan babak final semalam. Juara umum kemudian akan diikutsertakan dalam event Kemala Run yang digelar Polda Bali pada 18-19 April 2026 mendatang.


‘’Para juara akan digembleng langsung oleh Polda NTB untuk mewakili NTB pada ajang Kemala Run di Bali April mendatang,’’ imbuh Eko.


Di babak final yang berlangsung di depan Mako Polres Loteng semalam, selain melombakan empat kategori yang ditentukan, penyelenggara juga mengadakan laga eksebisi. Dimana pada laga ini beberapa peserta merupakan warga negara asing yang sedang berlibur di Loteng.


‘’Selain dari Loteng, KLU, Lotim, Lobar, Dompu, dan Sumbawa; ada juga peserta mancanegara dari Spanyol dan Prancis tadi. Ini bukti gaung dari kegiatan kita didengar oleh wisatawan mancanegara yang sangat excited untuk mengikuti kegiatan ini,’’ ujarnya.


Selain event Runmadhan Kapolres Cup, Eko melanjutkan, pihaknya juga sedang mempertimbangkan event drug rice, mengingat banyak wilayah di Loteng yang dijadikan ajang balap liar pada malam bulan Ramadhan.


‘’Akan kami pertimbangkan. Tentunya dengan support dari beberapa pihak seperti pemda, swasta, dan sebagainya. Nanti kami coba rapatkan dengan stakeholder,’’ tukas Eko.


Terkait adanya komentar sumbang dari terkait acara ini, Kapolres bilang, ‘’Dari sesuatu kegiatan ada yang suka dan tidak suka. Tapi, kami ambil positifnya ya, bahwa kegiatan ini tulus untuk masyarakat. Jadi, suara sumbang itu masukan buat kami,’’ demikian Eko.


Adapun pada malam final Runmadhan Cup semalam, terlihat beberapa pejabat tinggi Polda NTB hadir menyaksikan acara ini. Seperti Wakapolda NTB, Brigjen Pol Hari Nugroho beserta istrinya dan sejumlah pejabat lain.


Pantauan opsintb.com, ribuan penonton dari berbagai daerah hadir menyaksikan event yang pertama kali digelar ini. (wan)

15/03/26

Idul Fitri dan Nyepi hampir bersamaan, Wabup Nursiah himbau warga Loteng jaga toleransi

 
Idul Fitri dan Nyepi hampir bersamaan, Wabup Nursiah himbau warga Loteng jaga toleransi

OPSINTB.com - Wakil Bupati Lombok Tengah (Loteng), HM Nursiah mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Loteng mengenai pengaturan pola perayaan dua hari besar keagamaan, yakni Hari Raya Idul Fitri dan Nyepi.


Dimana Hari Raya Nyepi bagi umat Hindu akan berlangsung pada 19 Maret 2026. Sedangkan Hari Raya iIdul Fitri bagi umat Islam diperkirakan berlangsung pada 20 atau 21 Maret 2026 mendatang.


‘’Supaya tidak saling menganggu, sehingga tidak sampai menimbulkan polemik,’’ kata Nursiah, Kamis (12/3/2026).


Menurut Ketua DPD II Golkar Loteng itu, dua perayaan hari besar tersebut sangat penting bagi masing-masing umat beragama. Dia pun meminta masyarakat untuk menjaga kekompakan serta toleransi antara umat beragama.


‘’Tetap jaga kekompakan dan toleransi dengan sama-sama saling menghormati dua hari besar ini,’’ pesannya.


Dia menambahkan, Hari Nyepi identik dengan kesunyian dan ketenangan. Maka, lanjut dia, umat agama lain juga harus menghormati hal itu dengan tidak melakukan kegiatan-kegiatan yang dapat mengganggu pelaksanaan Hari Raya Nyepi.


‘’Misalnya, kalau kegiatan takbiran pada malam lebaran, jika masih dalam suasana Nyepi nanti kita atur rutenya. Sebisa mungkin tidak melintasi kawasan tempat perayaan Nyepi agar tidak mengganggu umat Hindu yang melaksanakan,’’ ucapnya.


Kendati menjadi agama minoritas, Umat Hindu di Loteng sendiri tersebar di beberapa wilayah, seperti Kota Praya, Kecamatan Jonggat, dan Pringgarata. 


‘’Nah, di wilayah-wilayah tersebut nanti akan diatur pola perayaannya agar tidak saling mengganggu. Sehingga perayaan Hari Raya Idul Fitri dan Nyepi di Loteng bisa berjalan lancar dan khidmat,’’ tandas pria kelahiran Desa Batujai, 31 Desember 1963 tersebut. (iwn)

Cegah balap lari liar di malam Ramadan, Polres Lombok Tengah gelar Runmadhan Cup

 
Cegah balap lari liar di malam Ramadan, Polres Lombok Tengah gelar Runmadhan Cup

OPSINTB.com - Mencegah terjadinya balap lari liar di jalan raya pada malam bulan suci Ramadan seperti yang terjadi di Bypass BIL-Mandalika beberapa hari lalu, Polres Lombok Tengah mengadakan lomba lari bergengsi bertajuk ‘’Runmadhan Kapolres Cup 2026’’ 100 meter.


Runmadhan Cup diadakan di depan Mako Polres Lombok Tengah pada Sabtu (14/3/2026) usai pelaksanaan salat tarawih. Ribuan masyarakat dari berbagai daerah antusias menyaksikan kegiatan ini. 


Kapolres Lombok Tengah, AKBP Eko Yusmiarto mengatakan, kegiatan ini bukan sekadar kompetisi, tetapi sebagai wadah bagi pemuda dan masyarakat Lombok Tengah untuk menyalurkan bakat positif sekaligus mempererat tali silaturahmi antara Polri dan masyarakat.


‘’Melalui semangat olahraga, kita bersama-sama mewujudkan kamtibmas yang kondusif, aman dan nyaman, khususnya di bulan Ramadhan di wilayah hukum Lombok Tengah,’’ kata Kapolres saat dikonfirmasi di lokasi.


Dia melanjutkan, sebanyak 300 lebih peserta mengikuti lomba ini. Para peserta tidak hanya pelari Lombok Tengah saja, tetapi berasal dari berbagai daerah di NTB, seperti Dompu, Sumbawa, Lombok Timur, Lombok Utara, Lombok Barat dan Mataram.


‘’Mari kita buktikan bahwa pemuda Lombok Tengah kreatif, sehat dan cinta damai!’’ serunya.


Runmadhan Cup melombakan empat kategori, yakni: U 10-15, U 16-20, U 21 ke atas, serta kategori wanita. Untuk malam pertama lomba diisi babak penyisihan, dan rencananya pada malam final besok malam akan dihadiri Kapolda NTB dan sejumlah pejabat tinggi Polda NTB.


‘’Untuk final kita adakan besok. Ada Kapolda, pejabat Polda hadir untuk mengikuti kegiatan final kita,’’ ujar Eko.


Polres Lombok Tengah menyediakan hadiah Rp2 juta untuk juara umum, Rp1,5 juta untuk juara pertama, Rp1 juta untuk juara kedua dan Rp750 ribu untuk juara ketiga. Selain itu, Kapolres menambahkan para pemenang akan diberangkatkan ke Pulau Bali untuk liburan.


‘’Kita harapkan kegiatan ini juga untuk mencari bibit sprinter Lombok Tengah, yang bisa menembus nasional,’’ tambahnya. (red)

14/03/26

Final lomba hadrah dan marawis Khazanah Ramadan Loteng, berikut daftar para pemenang

 
Final lomba hadrah dan marawis Khazanah Ramadan Loteng, berikut daftar para pemenang

OPSINTB.com - Lomba hadrah dan marawis dalam menyemarakkan bulan Ramadhan di Lombok Tengah (Loteng) telah mencapai puncaknya pada Jumat (13/3/2026) malam.


Lomba ini menjadi salah satu agenda religi yang menghadirkan lantunan shalawat, irama rebana, serta semangat generasi muda dalam melestarikan seni budaya Islam.


Lomba berlangsung selama dua hari dan diikuti oleh 15 grup peserta dari berbagai sekolah dan lembaga pendidikan di Loteng. ‘’Para peserta terdiri dari tujuh utusan jenjang Sekolah Dasar (SD) serta delapan utusan jenjang SMP/MTs,’’ kata Agung, salah seorang dewan juri.


Pantauan opsintb.com, peserta menampilkan kreasi hadrah dan marawis dengan kekompakan, harmonisasi suara, serta permainan alat musik rebana yang memukau. Penampilan para peserta juga semakin semarak dengan kostum bernuansa islami yang menambah kekhidmatan suasana Ramadhan.


‘’Kegiatan lomba hadrah dan marawis ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan generasi muda agar semakin mencintai seni religi serta memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat,’’ tambahnya.


Dikatakan, antusiasme peserta maupun masyarakat sangat tinggi dalam mengikuti rangkaian kegiatan Khazanah Ramadhan. ‘’Harapan kami, kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan sebagai wadah pengembangan bakat seni islami bagi generasi muda di Loteng,’’ ujarnya.


Adapun penyerahan hadiah bagi para pemenang akan dilaksanakan pada acara Penutupan Khazanah Ramadhan Kabupaten Lombok Tengah yang dijadwalkan pada tanggal 15 Maret 2026.


Pemda sendiri berharap nilai-nilai religius, kebersamaan, serta kecintaan terhadap seni budaya islami dapat terus tumbuh dan berkembang di kalangan generasi muda. 


‘’Sekaligus memperkuat identitas daerah sebagai daerah yang religius dan berbudaya,’’ pesan Sekda Loteng, H Lalu Firman Wijaya.


Berikut daftar pemenang lomba hadrah dan marawis Khazanah Ramadan Loteng 2026. Jenjang SD; juara 1: SDN 11 Praya, juara 2: SDN Tanggak, juara 3: SDN 4 Praya, juara 4: SDN 1 Sangkawana.


Jenjang SMP/Mts; juara 1: Emyu Monsa-utusan Yayasan Mahdlatul Ulum Bunut Baok, juara 2: Marawis Sarifatul Islami-utusan YPP Umar Al Muhajirin Telagawaru, juara 3: utusan YPP Nurul Qolby Setanggor, juara 4: Hadrah Matsalta-utusan MTsN 1 Loteng. (iwn)

12/03/26

Mitra Dapur MBG diduga manipulasi harga bahan baku

 
Mitra Dapur MBG diduga manipulasi harga bahan baku

OPSINTB.com - Dugaan praktek mark up anggaran dan manipulasi data pengadaan bahan baku Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh UD Berlian Catering yang bernaung di bawah Yayasan Darul Mukti Monggas, Desa Monggas, Kecamatan Kopang, Loteng mencuat ke publik.


Berdasarkan penelusuran dan informasi yang dihimpun, mitra pelaksana tersebut diduga kuat melakukan skenario manipulasi dokumen pertanggungjawaban. 


Modus yang dijalankan yakni dengan mencatut nama pemasok resmi sebagai penyuplai bahan baku di atas kertas. ‘’Faktanya pihak mitra disinyalir membeli sendiri bahan baku tersebut langsung ke pasar tradisional,’’ kata sumber opsintb.com inisial A, Kamis (12/3/2026).


Upaya manipulasi dan mark up harga ‘belanja sendiri’ ini diduga sengaja dilakukan untuk mempermudah praktik penggelembungan harga bahan baku MBG.


‘’Dengan mengontrol sendiri nota belanja, oknum tersebut disinyalir mampu menciptakan selisih harga yang signifikan antara harga pasar dengan harga yang dilaporkan ke negara demi meraup keuntungan pribadi yang fantastis,’’ katanya lagi.


Adanya ketakutan permainan ini terbongkar, yang menyebabkan anggota keluarga sendiri (anaknya.red) pun sampai tidak dianggap atau disingkirkan dari operasional dapur karena khawatir praktik mark up ini terendus pihak luar.


Akibat adanya dugaan manipulasi harga ini mengakibatkan kualitas makanan di bawah standar, karena adanya dugaan korupsi kecil-kecilan yang sangat nyata di piring para siswa.


Hal ini lantaran, alokasi dana yang seharusnya sepenuhnya untuk pemenuhan gizi, diduga telah terpangkas habis oleh ‘biaya siluman’, sehingga menu yang disajikan kepada penerima manfaat dilaporkan jauh dari kata standar makanan bergizi.


‘’Karena porsi yang tidak seimbang, kualitas bahan baku yang rendah, serta keberagaman menu yang minim menjadi bukti bisu bahwa hak nutrisi anak-anak telah dikorbankan demi pundi-pundi pribadi,’’ sebutnya.


Masyarakat dan sejumlah pihak mendesak agar pemerintah daerah, melalui Inspektorat dan dinas terkait segera turun tangan melakukan audit investigasi terhadap UD Berlian Catering dan Yayasan Darul Mukti Monggas.


Jika terbukti, pelanggaran ini bukan hanya sekadar masalah administratif, melainkan pengkhianatan terhadap program nasional yang bertujuan menurunkan angka stunting dan meningkatkan kecerdasan bangsa.


Untuk itu, dia meminta pemerintah untuk segera melakukan sidak ke dapur produksi, untuk memverifikasi nota belanja dengan supplier asli yang dicatut namanya dan memberikan sanksi tegas berupa pemutusan kontrak dan proses hukum jika ditemukan unsur tindak pidana korupsi. (wan)

Resmi dibuka! Khazanah Ramadan di Alun-Alun Tastura Praya diharapkan hidupkan ekonomi masyarakat

 
Resmi dibuka! Khazanah Ramadan di Alun-Alun Tastura Praya diharapkan hidupkan ekonomi masyarakat

OPSINTB.com - Wakil Bupati Lombok Tengah (Loteng), H Muhammad Nursiah resmi membuka Khazanah Ramadan 1447 Hijriah. Khazanah Ramadan dipusatkan di Alun-Alun Tastura Praya, Rabu (11/3/2026). Kegiatan ini direncanakan berlangsung lima hari, dari 11-15 Maret 2026.


Masyarakat memanfaatkan momen tersebut untuk membeli aneka jajanan atau takjil di stan-stan yang telah disediakan panitia. Adapula yang datang hanya untuk sekadar ngabuburit.


‘’Khazanah Ramadan sebagai upaya pemda untuk menghidupkan kegiatan ekonomi masyarakat sekaligus mempererat silaturahmi selama bulan Ramadhan,’’ kata Nursiah.


Melalui Khazanah Ramadan, Pemda Loteng berharap berbagai kegiatan masyarakat dapat berkembang, terutama melalui bazar yang menyediakan berbagai kebutuhan dengan harga terjangkau.


Selain kuliner, lanjut Nursiah, masyarakat juga dapat berburu konveksi serta produk-produk olahan makanan lokal masyarakat. Ada juga layanan konsultasi hukum yang disediakan oleh stan Kejaksaan Negeri Praya.


‘’Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang promosi bagi pelaku usaha lokal, tetapi menjadi sarana masyarakat berkumpul dan memperkuat kebersamaan selama Ramadan,’’ imbuhnya.


Tahun depan, Pemda Loteng berencana menghadirkan kegiatan serupa di beberapa desa, terutama untuk mendukung masyarakat kurang mampu. ‘’Agar bisa merasakan manfaat dari kegiatan ekonomi selama Ramadan,’’ ujarnya.


Dia menegaskan, ‘’Selama lima hari pelaksanaan kami berharap Khazanah Ramadan ini mampu mendorong aktivitas ekonomi masyarakat serta meningkatkan perputaran uang di daerah,’’ demikian tegas Nursiah. (wan)

05/03/26

Lentera Ramadan digelar di Kopang, masyarakat & UMKM Loteng rasakan manfaat

 
Lentera Ramadan digelar di Kopang, masyarakat & UMKM Loteng rasakan manfaat

OPSINTB.com - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal membuka kegiatan Lentera Ramadhan yang dipusatkan di Lapangan Sepak Bola Jelojok, Desa Kopang Rembiga, Kecamatan Kopang, Lombok Tengah, Rabu (4/3/2026).


Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Safari Ramadan ini digelar dengan konsep berbeda. Jika sebelumnya terpusat di Islamic Center Mataram, tahun ini kegiatan disebar ke beberapa daerah agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.


‘’NTB akan dibangun merata dari Sape sampai Ampenan. Tidak lagi terpusat di Mataram,’’ ujar Gubernur.


Selain menjadi ajang silaturahmi masyarakat selama bulan suci Ramadan, lanjut Iqbal, kegiatan ini juga menghadirkan berbagai stand UMKM yang memberikan ruang bagi pelaku usaha lokal.


‘’Untuk mempromosikan dan menjual produk mereka,’’ imbuhnya.


Sementara, Bupati Lombok Tengah, H Lalu Pathul Bahri, menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Lombok Tengah, khususnya Kecamatan Kopang, sebagai lokasi kegiatan tersebut.


Menurutnya, momentum Ramadan menjadi kesempatan memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi dan daerah sekaligus menghadirkan kegiatan yang memberi dampak langsung bagi masyarakat.


‘’Semoga kolaborasi ini terus berjalan sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin baik,’’ harapnya.


Usai pembukaan, Gubernur NTB bersama Ketua TP PKK NTB Hj Sinta Agathia Iqbal meninjau berbagai stand UMKM yang akan berlangsung selama 4–8 Maret 2026. Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong geliat ekonomi masyarakat sekaligus mempererat kebersamaan selama bulan Ramadan. (iwn)

© Copyright 2026 OPSINTB.com | News References | PT. Opsi Media Utama